10 blogger Blogdetik Menimbang Gayus

2 Apr 2010

gayustambunan

Belakangan hari ini banyak sekali berita tentang Gayus Tambunan beredar. Kita bisa mengetahuinya dari koran, radio, televisi, bahkan situs berita on the web. Para bloggerpun tak ketinggalan mengangkat topik GT dalam artikelnya. Berikut adalah 10 postingan blogger blogdetik yang urutannya kudapat berdasarkan mesin pencari gugel di blogdetik.

  1. Urutan paling atas adalah blog yang memang biasa mengurai permasalahan sosial politik di negeri ini. Bang Yosep menulis dengan judul yang menarik, Gayus Tambunan, Bernyanyilah! Bang Yosep secara pribadi memberikan kekuatan moral agar GT berani melakukan yang seharusnya ia lakukan. GT sudah terlanjur menjadi alat untuk membentuk citra baik pihak lain. Karena itu, lebih tegas pemilik blog ini berpesan, Sekali lagi jangan takut. Ingat anda sudah dipermalukan dan sudah menderita jadi sorotan. Gusur saja semua. Kawan-kawan anda dan kawan-kawan anda. Ingat juga, penyuap termasuk kriminal, jadi, selain yang menerima duit dari anda, yamg memberikan duit ilegal itu juga anda ajak masuk perkara. Saya mendukung anda untuk bernyanyi selantang-lantangnya. Bahwa nanti ada konsekuensi anda terkena vonis yang tidak menyenangkan, itu sekedar resiko yang harus anda tanggung.
  2. Si Lebah Cerdas yang tak pernah berhenti beraktifitas sosial dan menulis, Baban Sarbana juga menulis topik Korupsi dan GT. Kang Baban, mengurai 2 faktor yang kemungkinan membuat GT bisa melakukan korupsi. Dan menurutnya, GT tak mungkin bekerja sendiri. Entah bersama siapa Gayus MEMBANGUN dan entah bertujuan untuk MEMBANGUN apa.. Yang jelas, rumah megahnya di Gading Park View sudah selesai dibangun; dan tentu saja tak sesuai secara kasat mata dengan bagaimana ia mencari nafkah secara legal. Silakan baca artikel yang berjudul Gayus Tambunan : Mengapa Orang Pintar Korupsi.
  3. Artikel berjudul Jejak Gayus Tambunan di Warakas membuka tentang masa lalu GT ketika masih tinggal di sebuah rumah sangat tidak terawat. Sejak menikah, GT tidak tinggal di situ. Rumah tersebut ia tinggalkan karena telah mendapatkan rumah baru yang lebih layak huni. Blog Karo Cyber Community tak mau ketinggalan menulis tentang topik yang sedang hangat ini.
  4. Kecurigaan kang Baban dijawab oleh tulisan Eyangnya dblogger, Anjari Umarjianto. Dalam tulisan yang berjudul tegas, Gayus Tidak Bekerja Sendiri. Pada akhir tulisannya, eyang menengarai bahwa apa yang dilakukan oleh GT boleh jadi dilakukan juga oleh Pegawai Negeri Sipil (PNS) lainnya. bukan hal yang mustahil, kasus gayus ini hanya satu contoh diantara banyak kasus serupa baik di kementerian keuangan atau lembaga negara lain. jika itu benar dapat dibayangkan betapa besarnya kerugian negara ini akibat ulah pegawai negeri yang tidak berdedikasi seperti ini. rakyat indonesia pasti berharap kasus ini juga tidak menutupi kasus-kasus lain yang lebih besar dan lebih penting seperti kasus century misalnya. masyarakat menantikan terbongkarkan jaringan mafia kasus pajak atau kasus lainnya. sekali lagi, melihat berbagai kemungkinan itu, patut diduga gayus tidak bekerja sendiri.
  5. Ini Pasti gara-gara Gayus Tambunan, begitu tulis Triplezet dalam sebuah postingan blognya. Ia menceritakan sisi lain kondisi masyarakat yang terpengaruh dengan berita tentang GT. Ada yang selera makannya hilang. Dan yang paling terasa adalah, keraguan sebagian masyarakat untuk membayar pajak dengan tertib. Zet bilang, Beri kepastian kepada penyetor pajak ttg nasib setoran pajaknya. Jangan cuma iklan di TV doank yg dibesarkan. Apa Kata Dunia lah, Hari Gene belum bayar pajak lah, Orang Bijak Taat Pajak lah itu himbauan akan basi dan ditertawakan orang. Mestinya kasih iklan himbauan yg menegaskan komitmen institusi pajak thd wajib pajak yg nyetor duitnya. Itu yg mendesak diiklankan sekarang. Bukan cuma ngajak doank. Ketawa orang liat iklan macam gitu.
    Hari ini anda bayar pajak, kami jamin tak ada korupsi thd pajak yg anda bayarkan, kalau iklan ini bolehlah dipasang.
  6. Mafia pajak memang bukan hal baru di negeri ini. Sudah biasa terjadi dari dulu. Seperti kasus GT yang terungkap gara-gara ocehan Susno Duadji, sebagian masyarakat menanggapi dengan sinis. Orang Pajak, Harus Bijak! Tulis pak Mochtarom. Jangan langsung ikut-ikutan mencerca GT, apalagi merasa lurus dengan seruan memberhentikan GT. Pernyataan kedua pejabat tersebut sangat memalukan, penyelewengan Gayus Tambunan bukan sekedar disiplin pegawai PP30 tahun 1980. Tindakan Gayus sudah masuk dalam tindak pidana korupsi karena diduga melakukan suatu hal yang berakibat kurang atau hilangnya penerimaan negara. Berkaitan dengan penyelenggaraan negara, selayaknya aparatur negara dikenakan hukum publik bukan hanya disiplin pegawai. Demikian pak Mochtarom menyampaikan buah pikirnya.
  7. Mana yang kamu pilih, jadi maling ayam atau koruptor kelas kakap? Sepertinya di Indonesia, lebih terhormat jadi koruptor ketimbang maling ayam. Sang koruptor tidak akan digebukin layaknya maling kere yang mencuri karena kelaparan. Artikel singkat Prafangga yang berjudul Gayus Maning Tambunan Lagi, menyindir realitas hukum kita terkait berita tentang GT.
  8. Negeri Penjahat dan Para Koruptor. Itu yang ditulis oleh Wasnudin terkait kasus yang mencuatkan nama GT. Mengutip sumber berita yang dicupliknya, Wasnudin ingin menyampaikan, Negeri ini benar-benar aneh. Negeri yang para birokrat dan pejabat serta penguasanya sangat aneh dan ajaib. Mereka mempunyai prinsip, watak orang Indonesia itu, suka pelupa. Jadi, kalau mereka korup, maling uang negara, menerima sogok dan suap, lantas kasusnya dibawa ke pengadilan, prinsipnya pasti rakyat akan lupa, tak akan ingat lagi peristiwa yang pernah terjadi sebelumnya. Maka mereka mempunyai hobi menilep uang negara, dan menerima sogok dan suap.
  9. Sosok GT memang menjadi sorotan. Blog Ponggol Setan, dalam sebuah artikel yang ditulis oleh Muh. Abduh menceritakan dengan santai dan lugas, bagaimana orang mencari kekayaannya. Ada yang dengan jalan lurus, ada juga yang amoral dengan melakukan jalan pintas. Moral Gayus, tulisnya.
  10. Setiap kejadian pasti mengandung hikmah. Ini yang diingatkan oleh ebs news. Terkait soal GT, pasti ada hikmah yang bisa dijadikan pelajaran untuk negeri ini. Silakan anda membaca 4 butir hikmah yang mampu dipetik oleh pemilik blog dalam artikelnya yang berjudul Hikmah Apa yang Terjadi atas Gayus vs Pajak?


TAGS gayus tambunan korupsi century susno duadji kpk


-

Author

Follow Me